Floating Image
Floating Image
Kamis, 3 April 2025

PON 2024: Ini Pemicu Ricuhnya Duel Aceh Kontra Sulteng


Oleh Budi Kresnadi
15 September 2024
tentang Bola
PON 2024: Ini Pemicu Ricuhnya Duel Aceh Kontra Sulteng - Sport Jabar

Mobil ambulance mengevakuasi wasit yang dipukul saat pertandingan babak 8 besar sepak bola putra antara Aceh melawan Sulteng pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Aceh, Sabtu (14/9/2024). ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/pras/pri.

SPORTJABAR-Kericuhan mewarnai duel Aceh kontra Sulawesi Tengah pada perempat final sepak bola PON XXI Aceh-Sumut yang dimenangkan Aceh setelah Sulteng mengundurkan diri alias Walk Over (WO).Keputusan untuk mundur diambil Sulteng karena kecewa dengan kepemimpinan wasit dalam laga yang berlangssung di Stadion Dimurthala, Banda Aceh pada Sabtu (14/9/2024) malam WIB.
 
Pada laga yang berjalan panas tersebut Sulawesi Tengah sempat unggul 1-0 di menit 24 melalui sepakan Wahyu Alan.

Selanjutnya pertandingan sempat terhenti di menit 38 setelah terjadi perselisihan antara pelatih Sulteng dengan staf pelatih Aceh di pinggir lapangan.Peristiwa itu memicu emosi suporter tuan rumah yang kemudian melempar botol-botol minuman ke lapangan.
 
Laga kembali dilanjutkan setelah situasi membaik.Meski Aceh semakin agresif menekan ,Sulteng berhasil mempertahankan keunggulan 1-0  hingga turun minum.
 
Memasuki babak kedua Aceh terus membombardir pertahanan Sulteng, tetapi upaya tim tuan rumah belum berhasil membobol gawang lawan.
 
Pada menit ke-74, Sulteng harus bermain dengan 10 pemain setelah Wahyu Alman diganjar kartu merah oleh wasit karena pemain bernomor punggung 25 itu mengangkat kaki terlalu tinggi saat berduel dengan   pemain Aceh.
 
Sulteng yang masih unggul mulai bertahan dan bermain cukup keras sehingga wasit mengeluarkan banyak kartu kuning dan berujung dua kartu merah lagi untuk Sulteng.
 
Puncaknya dalam pertandingan ini terjadi pada menit ke-97 kala wasit memberikan hadiah penalti kontroversial untuk tuan rumah Aceh.
 
Tidak terima dengan keputusan itu, pemain Sulteng bernomor punggung 15 Rizki Saputra memukul wasit di bagian kepala hingga terjatuh.Bahkan wasit sempat mendapatkan perawatan medis sebelum dibawa keluar lapangan dengan mobil ambulan.
 
Kericuhan pun terjadi, dan pada akhirnya pertandingan terhenti untuk sementara.Sempat terhenti beberapa menit, pertandingan kembali dilanjutkan. Rizki Saputra mendapatkan kartu merah dari wasit sekaligus kartu merah ketiga untuk Sulteng.
 
Namun eksekusi penalty yang dilakukan pemain Aceh gagal.Beberapa saat kemudian, Aceh kembali mendapatkan hadiah penalti usai pemain Sulteng dianggap melakukan handball. Kali eksekusi yang dilakukan Akmal Juanda sukses  dan skor menjadi imbang 1-1.
 
Buntutnya setelah peluit panjang dibunyikan wasit, laga seharusnya dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.Namun, tim Sulteng memilih mengundurkan diri alias WO, sehingga Aceh melenggang ke semifinal menghadapi Jawa Timur pada Senin 16 September 2024.(*/ANTARA)

Penulis

Budi Kresnadi

Berita Lainnya dari Bola