Floating Image
Floating Image
Kamis, 3 April 2025

IBL: Kembali Bergulir Usai Jeda, IBL GoPay 2025 Janjikan Sederet Laga Ketat


Oleh Budi Kresnadi
04 Maret 2025
tentang Olimpik
IBL: Kembali Bergulir Usai Jeda, IBL GoPay 2025 Janjikan Sederet Laga Ketat - Sport Jabar

Duel Pelita Jaya kontra Satria Muda Britama janjikan laga menarik.(IBL)

 
SPORTJABAR-Pekan ketujuh musim reguler IBL GoPay 2025 akan kembali bergulir mulai 4 Maret 2025. Pekan yang sangat berat bagi para kontestan liga, karena mereka harus berjibaku berebut tiket ke final four di tengah bulan Ramadan.

Melihat ketatnya persaingan antar kontestan, bertanding di bulan puasa tidak akan mengurangi ketegangan yang bakal terjadi, apalagi melihat jadwal pertandingan tim-tim papan atas di klasemen saat ini.

Hangtuah Jakarta selaku penguasa klasemen sementara IBL Gopay 2025 dengan rekor 8-2 akan memainkan dua laga home di GOR Ciracas. Hangtuah akan bertanding melawan Rans Simba Bogor (7 Maret) dan Borneo Hornbills (9 Maret).

Hangtuah harus bisa mempertahankan tren positif, karena mereka menang lima laga beruntun sebelum jeda.

Tim yang bakal tampil lebih sering di pekan ketujuh adalah Pelita Jaya Jakarta. Mereka akan memainkan dua pertandingan di rumah barunya, yaitu GMSB Kuningan. Pelita Jaya akan menjamu Bali United Basketball (4 Maret), dan Pacific Caesar Surabaya (6 Maret).

Pelita Jaya mewakili Indonesia di kompetisi Asia baru bermain lima kali, dan mereka harus mengejar ketertinggalan jumlah pertandingan.

Di akhir pekan ini Pelita Jaya juga akan menjalani big match melawan Satria Britama dalam laga away di Britama Arena Jakarta pada Sabtu (8/3/2025).Partai ini merupakan ulangan Final IBL musim lalu untuk pertama kalinya tahun ini.

Sebelum bertanding melawan Pelita Jaya, Satria Muda Pertamina Jakarta yang kalah dua laga beruntun sebelum jeda akan menghadapi Tangerang Hawks Basketball (5 Maret).

Tim ketiga yang bakal sering muncul di pekan ketujuh adalah Prawira Bandung (6-3). Mereka akan menghadapi Borneo (6-3) pada 5 Maret dan melawan Rans (7-2) pada 9 Maret.

Terakhir ada Bima Perkasa Jogja yang akan menjalani dua laga home melawan Hawks (7 Maret) dan Rajawali Medan (8 Maret).

Sampai pekan keenam, persaingan untuk masuk ke zona playoffs cukup sengit. Tim-tim sudah hampir separuh perjalanan dengan rata-rata menjalani sembilan hingga 10 pertandingan.

Di peringkat pertama, ada Hangtuah, lalu di bawahnya Dewa United, Kesatria, Rans, dan Satria Muda, yang menghuni lima besar. Tiga tim yang berada di peringkat enam hingga delapan adalah Prawira, Borneo, dan Hawks. (*/IBL) 

Penulis

Budi Kresnadi

Berita Lainnya dari Olimpik