Floating Image
Floating Image
Jumat, 4 April 2025

Diwarnai Drama VAR, Persib Lumat Persik di GBLA


Oleh Budi Kresnadi
06 Maret 2025
tentang Persib
Diwarnai Drama VAR, Persib Lumat Persik di GBLA - Sport Jabar

Bek Persib, Nick Kuipers menanduk bola ke gawang Persik di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu, (5/3/ 2025). (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)

 
SPORTJABAR-Persib mengamuk membantai Persik Kediri dengan skor 4-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (5/3/2025) pada laga pekan ke-26 Liga 1 2024/2025). Keempat gol Pangeran Biru dicetak Nick Kuipers di menit 29, Ryan Kurnia (45+5), David da Silva (77) dan Beckham Putra Nugraha (90+2). Sementara gol semata wayang Persik dicetak Majed Osman melalui titik penalti.

Dua gol yang tercipta dalam duel Persib kontra Persik diwarnai drama Video Assistant Referee (VAR) oleh wasit Axel Febrian Sinaga. Pertama penalti Persik terjadi setelah Edo Febriansah dinyatakan melanggar Vava Mario Yagalo.Terakhir digunakan untuk mensahkan gol keempat Persib oleh Beckham Putra Nugraha.

Sedangkan satu VAR lagi merevisi keputusan wasit yang memberi penalti buat Persib setelah Gustavo Franca terjatuh di kotak penalti.

Persik juga harus mengalami kerugian karena salah satu pemain asingnya, Francisco Pereira alias Kiko diusir wasit di menit ke 72 usai mendapatkan kartu kuning keduanya di laga ini.

Pelatih Persib Bojan Hodak menilai laga kontra Persik sebagai laga yang bagus sekaligus kemenangan yang bagus untuk tim asuhannya.Pasalnya Marc Klok dan kawan-kawan membayar lunas kekalahan telak Persib 1-4 dari Persebaya di laga sebelumnya dengan skor identik.

“Secara keseluruhan, semuanya berjalan dengan sangat baik, kecuali mungkin satu atau dua situasi. Saya rasa lawan tidak ada peluang lain, kecuali saat mereka mendapatkan penalti.Dan yang paling penting adalah dengan tiga poin yang kami dapatkan, kami mampu menjaga jarak di klasemen,” papar Bojan usai laga.

Dengan kemenangan ini, Persib tetap kokoh berada di puncak klasemen dengan raihan 54 poin, masih unggul 5 poin dari Dewa United yang melumat Semen Padang enam gol tanpa balas.

Ia senang pemain asuhannya tampil bagus pada laga ini, karena tentu saja penting bagi semua pemain untuk tampil bagus, karena Persib tidak hanya membutuhkan 11 pemain, tapi 25 pemain.

Diakuinya Persib memiliki beberapa pemain yang cedera tahun ini, dan salah satu alasannya adalah karena memainkan banyak pertandingan, sebab harus bermain di kompetisi Asia.

“Selain itu, kami juga tidak cukup siap di awal musim. Sehingga ini menjadi hal yang penting. Kami adalah sebuah tim dan harus terus bermain seperti ini karena masih ada delapan pertandingan lagi, dan kami membutuhkan banyak pemain,” ujar Bojan.

Terkait penampilan high pressing yang diperlihatkan tim asuhannya sepanjang pertandingan menurut Bojan karena Persib ingin menang.

“Ini adalah sepak bola. Kami ingin menang, jadi kami menekan lawan, karena kami bermain di kandang. Kami selalu menekan di setiap pertandingan,” jelasnya.

Masalahnya, lanjut Bojan, di sebagian besar pertandingan musim ini, terutama di paruh kedua musim, banyak tim datang ke Bandung hanya untuk bertahan. Mereka tidak mau bermain terbuka, mereka hanya menunggu serangan balik.

“Jadi, saya rasa cara kami bermain hari ini, sama seperti saat melawan Persebaya sampai gol pertama tercipta. Pertandingan berjalan 50-50. Jadi, kami harus menemukan cara dan taktik untuk mencetak gol,” kata Ryan.

Soal wasit, Bojan bilang hanya mengeluhkan situasi di babak pertama, ketika ada keputusan penalti untuk Persib tapi kemudian direvisi oleh VAR. Kemudian di babak kedua, ada situasi yang sama, tapi kenapa keputusannya berbeda?

Jadi,pelatih asal Kroasia ini mengaku hanya mengeluh jika wasit membuat kesalahan dalam memutuskan sesuatu. Tapi secara keseluruhan ia merasa wasit memimpin pertandingan dengan baik.

“Hanya ada dua atau tiga situasi yang membuat saya mengeluh. Karena jika saya merasa benar, saya akan selalu keluhkan hal tersebut,” tandasnya.(*/RESTU) 

Penulis

Budi Kresnadi

Berita Lainnya dari Persib

  • Oleh: Budi Kresnadi
  • 11 September 2024
Persib Lakukan Upaya Hukum Terhadap Luis Milla